Langsung ke konten utama

Membuat Database Menggunakan Aplikasi Excel ~ Part 1

Microsoft Excel adalah salah satu program aplikasi yang merupakan bagian dari paket installasi Microsoft Office. Microsoft Excel ini berfungsi untuk mengolah angka dengan menggunakan spreadsheet yang terdiri dari baris dan kolom untuk mengeksekusi perintah.

Dapat membuat database pada Excel sangat membantu dalam hal pekerjaan ataupun urusan lainnya. Kata Database sendiri berasal dari Bahasa Inggris yang berarti basis data. Database merupakan kumpulan informasi yang ada dan disimpan pada komputer. Informasi atau data ini dapat berguna jika digunakan pada masa yang akan datang. Database ini sangat berguna untuk menyimpan suatu informasi pada objek tertentu yang telah diringkas menjadi satu. Database yang akan dibuat ini berisikan suatu informasi. Informasi inilah yang nantinya akan dimasukkan ke dalam sebuah table. Kini, terdapat dua cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat table database agar lebih mudah.

Manfaat Membuat Database di Excel

Database biasa digunakan dalam beberapa hal. Termasuk dalam suatu perusahaan berskala besar ataupun kecil. Ada beberapa fungsi dan manfaat database yang perlu Anda ketahui. Berikut adalah manfaat database:

  1. Menyimpan data penting
  2. Melakukan efisiensi ruang penyimpanan
  3. Memudahkan proses pencarian data yang dibutuhkan
  4. Bisa melihat data dengan jelas
  5. Memperoleh data yang akurat
  6. Sebagai acuan data promo bisnis

Bagaimana Cara Membuat Database di Excel ?

Cara ini merupakan salah satu cara yang bisa dibilang sangat mudah untuk digunakan. Langkah-langkah dari cara ini adalah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi Microsoft Excel yang ada pada laptop atau komputer Anda,
  • Buat New Document dengan tujuan agar tidak tercampur dengan dokumen yang lainnya,
  • Siapkan data yang akan Anda masukkan dan pastikan agar data tersebut sudah benar,
  • Jika data sudah siap, masukkan data ke dalam kolom Excel. Data yang dimasukkan termasuk keterangan data seperti, nomor, nama, dan lain-lain,
  • Jika semua data telah selesai dimasukkan, maka Anda hanya perlu membuat tabelnya,
  • Pembuatan table ini dilakukan dengan cara mem-block semua baris dan kolom yang berisi data yang telah dimasukkan sebelumnya.
  • Setelah itu, klik pada icon menu border,
  • Pada menu border, pilihlah ‘All borders’,
  • Setelah itu, akan muncul garis yang akan membatasi antar kata pada data yang telah dimasukkan,
  • Jika warna table tidak Anda sukai, maka Anda bisa menggantinya sendiri.

Ini Contoh Pembuatan Database Wlijo

  • Halaman Home yakni Tabel Kategori
  • Halaman Home yakni Tabel Slider
  • Halaman Home yakni Tabel Produk
  • Halaman Daftar yakni Tabel Daftar
  • Halaman Masuk yakni Tabel Login
  • Halaman Kategori yakni Tabel Kategori
  • Halaman Kategori yakni Tabel Produk
  • Halaman Keranjang yakni Tabel Keranjang
  • Halaman Profil yakni Tabel Profile
  • Halaman Blog yakni Tabel Blog

  • Halaman Mitra yakni Tabel Jadi Mitra

Referensi : 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Kerja Komputer dan Assembler Menggunanakan NASM

Mempelahjari Bagaimana Cara Kerja Komputer dan Belajar Assembler Menggunanakan NASM      Komputer merupakan perangkat listrik dimana kosakata bahasanya hanya ON yang dilambangkan angka 1 dan OFF yang dilambangkan angka 0. Dimana angka biner 0 artinya arus listrik diputus, sedangkan 1 artinya arus listrik tersambung.      Jaman dahulu, pada saat komputer generasi awal dibuat, teknologinya yang ada masih menggunakan tabung vakum. Sehingga 1 unit komputer merk Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), dibuat dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor dan 5 juta titik solder. Komputer ENIAC ini setidaknya butuh ruang 500 meter persegi atau hampir seluas lapangan sepak bola. berbeda dengan saat ini yang ukurannya sudah sangat kecil. Bagaimana Cara Kerja Komputer?      Komputer tidak menyimpan karakter sebagai karakternya sendiri, juga tidak ada gambar dan huruf yang tersimpan di harddisk komputer kita. Sebaliknya, setiap karakter ...

Membuat Form Login dengan Metode Monolitik, Ajax, dan JQuery

  Monolitik Monolitik adalah sebuah pendekatan tradisional pada pembangunan sebuah aplikasi. Aplikasi monolitik terbentuk menjadi satu kesatuan kode yg nir bisa dipisahkan satu & lainnya.  Salah satu karakter sistem arsitektur monolitik merupakan ketika pemrogram ingin melakukan perubahan dalam sistem monolitik, pemrogram wajib  mengganti satu kesatuan kode secara menyeluruh & bersamaan. yuk kita bedah kodenya. Pertama buat file html biasa menggunakan nama login1.html , pada body kita membuat form dan button untuk mengirimkan data. <! DOCTYPE html > < html lang = "en" > < head > < meta charset = "UTF-8" > < meta http-equiv = "X-UA-Compatible" content = "IE=edge" > < meta name = "viewport" content = "width=device-width, initial-scale=1.0" > < title > Login </ title > </ head > < body > < h1 > Web Monolitik </ h1 > <...

Membuat Halaman CheckOut Dengan NextJS & Bulma

Apa itu Next.js?  Next.js merupakan sebuah React framework yang dibentuk buat mengatasi kasus client-side rendering yang dimiliki React. Sebuah halaman website yang dibentuk memakai React ‘terasa ringan’ lantaran tampilan website sangat interaktif.  Selain itu, ketika data berubah, React menggunakan efisien akan mengupdate bagian menurut halaman website yang memang perlu diupdate tanpa perlu reload satu halaman penuh.  Untuk menerima itu seluruh, client wajib load seluruh file JavaScript sebelum konten halaman ditampilkan. apabila file JS relatif akbar maka ketika yang diperlukan buat load pertama kali pula sebagai lebih lama.  Masalah lain menurut client-side rendering merupakan SEO, terdapat kemungkinan web crawler berusaha mengindex halaman yang belum terselesaikan dirender sepenuhnya (lantaran ketika load yang lama). Dan menduga web tadi blank.  Kedua kasus diatas bisa diselesaikan menggunakan teknik pre-rendering. Yaitu halaman HTML dan file JavaScript pada...